Sabtu, 28 Maret 2015

Pertumbuhan dan Perkembangan Fisik Anak
 Usia 4 Tahun




Disusun oleh : kelompok 2
Afdal  (A1D414084)
Imam (A1D414085)
 Hery (A1D414086)
David (A1D414087)
  Dian  (A1D414088)      
 


ILMU KEOLAHRAGAAN
UNIVERSITAS JAMBI
2015









Bab I
Pendahuluan

A.     Latar Belakang
Anak (jamak: anak-anak) adalah seorang lelaki atau perempuan yang belum dewasa atau belum mengalami masa pubertas. Anak juga merupakan keturunan kedua, di mana kata "anak" merujuk pada lawan dari orang tua, orang dewasa adalah anak dari orang tua mereka, meskipun mereka telah dewasa.
Menurut psikologi, anak adalah periode pekembangan yang merentang dari masa bayi hingga usia lima atau enam tahun, periode ini biasanya disebut dengan periode prasekolah, kemudian berkembang setara dengan tahun tahun sekolah dasar.
Tahap-tahap perkembangan balita dapat didefinisikan sebagai tahap perkembangan fisik dan mental balita dalam berhubungan dengan lembaga-lembaga sosial, adat istiadat, dan hukum yang membentuk masyarakat. Makna lain dari tahapan perkembangan balita adalah periode anak usia dini dari lahir sampai usia delapan tahun, namun di Amerika Serikat perkembangan balita dianggap hanya sampai di usia 5 tahun. Karena selepas usia 5 tahun anak akan memasuki lingkungan sekolah yang lebih formal.

B.     Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, rumusan masalah dalam makalah ini :
a.       Bagaimana fisiknya ?
b.      Bagaimana motorik kasar dan motorik halusnya ?
c.       Bagaimana bahasanya ?
d.      Bagaimana sosialiasasinya ?
e.       Bagaimana kognitifnya ?






C.      Tujuan pembahasan

Tujuan makalah ini untuk membahas dan mengetahui pertumbuhan dan perkembangan fisik anak usia 4 tahun.



D.     Manfaat

Untuk dijadikan pra-syarat tugas mata kuliah Pertumbuhan dan Perkembangan fisik anak, sekaligus mengetahui pertumbuhan dan perkembangan fisik anak usia 4 tahun. Sehingga dapat menambah wawasan dan pemahaman lebih lanjut tentang anak diusia 4 tahun.




Bab II
Pembahasan

A.    Perkembangan fisik anak pada usia 4 tahun

Perkembangan fisik anak usia 4 tahun ditandai dengan kepala mulai membesar, ketajaman penggunaan panca indra meningkat, kebutuhan energi meningkat menjadi 1700 kalori perhari. Pada usia 4 tahun anak-anak masih suka jenis gerakan sederhana seperti berjingkrak-jingkrak, melompat, dan berlari kesana kemari, hanya demi kegiatan itu sendiri tapi mereka sudah berani mengambil resiko. Walaupun mereka sudah dapat memanjat tangga dengan satu kaki pada setiap tiang anak tangga untuk beberapa lama, mereka baru saja mulai dapat turun dengan cara yang sama.

B.     Motorik kasar dan Motorik halus pada anak usia 4 tahun
Perkembangan motorik kasar 4 tahun adalah anak diharapkan dapat berjalan pada garis lurus ke depan atau ke belakang.
a.       Berjalan di atas papan keseimbangan
b.      Dapat melompat sambil berlari
c.       Melompat di tempat dengan 1 kaki
d.      Melompat ke depan 10 kali tanpa terjatuh
e.       Mampu berlari, menikung dan berhenti secara efektif/terkontrol.

Stimulasi motorik kasar. Ajak anak berjalan lurus menyusuri satu baris ubin dan kakinya tidak keluar dari kotak-kotak ubin tersebut. Minta anak berjalan lurus ke depan atau ke belakang (mundur).
Selanjutnya, buatlah “papan” keseimbangan dari batu bata yang disusun berjajar memanjang, lalu minta anak berjalan di atasnya. Saat berjalan di trotoar pun, Anda dapat meminta si kecil berjalan meniti di pinggir trotoar.
Ajak anak mengangkat satu kakinya, biarkan ia berpegangan pada Anda atau dinding. Sambil bernyanyi, ajak ia melompat-lompat dengan satu kakinya. Kemudian, secara perlahan ajak ia bergerak ke suatu tempat. Bila anak terlihat mulai berani dan dapat menjaga keseimbangannya, cobalah melepas tangannya agar ia tak berpegangan lagi.
Gambarlah beberapa lingkaran besar di lantai. Minta anak melompat menuju lingkaran tersebut. Ingatkan agar setelah melompat dan mencapai lingkaran, ia harus segera berdiri tegak. Lakukan kegiatan ini sambil diiringi lagu agar tercipta suasana gembira untuk memberi semangat.



PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4 TAHUN

a.  Menggunting mengikuti garis lurus dan melengkung ataupun zigzag
b.  Menempel stiker di tempat yang diminta
c.  Mengoordinasikan jari-jari tangan dan mata
d.  Menggambar, melukis
e. Membuat bentuk segi empat
f.  Menulis huruf kapital.

STIMULASI MOTORIK HALUS ANAK USIA 4 TAHUN
a.       Bermain menggunting dan menempel (termasuk menempel stiker).
b.      Menempatkan kepingan pasel pada tempatnya (umumnya pasel sederhana bentuk geometris).
c.       Mencocokkan gambar, menarik garis dan mengopi bentuk.
d.       Bermain finger print (menggambar/melukis dengan jari-jemari).
e.        Bermain lilin.

C.     Bahasa pada anak usia 4 tahun

Anak usia 4 tahun sudah mulai mahir dalam hal bahasa. Mereka sudah bisa mengucapkan preposisi, posesif konsisten, membentuk kalimat dengan struktur rumit, mulai mneggunakan keterangan waktu dalam kalimatnya, paham intonasi kalimat sesuai konteksnya, dan sudah dapat menyanyikan lagu dengan syair yang singkat. Membaca dan menulis merupakan bagian dari belajar bahasa. Untuk bisa membaca dan menulis, anak perlu mengenal beberapa kata dan beranjak memahami kalimat. Dengan membaca anak juga semakin banyak menambah kosakata. Anak dapat belajar bahasa melalaui membaca buku cerita dengan nyaring. Hal ini dilakukan untuk mengajarkan anak tentang bunyi bahasa.


D.     Sosialisasi anak usia 4 tahun
Perkembangan sosial anak usia 4 tahun ditandai dengan: senang bermain ke luar rumah, perasaan yang berubah-ubah, sudah mulai berteman, bisa bekerjasama dan berpartisipasi dalam kelompok, sudah bisa menelpon, dan mulai mengenal sahabat.





E.      Kognitif pada anak usia 4 tahun

Perkembangan kognitif pada anak usia 4 tahun dapat ditandai dengan kemampuan untuk mengenali kata-kata dan suara yang serupa, sudah bisa berhitung minimal sampai 20, memahami konsep ukuran, dapat memahami urutan kejadian sehari-hari, dan sudah dapat menyusun puzzle.





Bab III
Penutupan

A.    kesimpulan

Ada banyak yang harus kita ketahui tentang pertumbuhan dan perkembangan fisik anak , dari bahasan yang  telah ada kita dapat memahami dan melihat bagaimana perkembangan fisik, bahasa, sosial, kognitifnya,  motorik  kasar dan motorik halus pada anak usia 4 tahun.
Dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik anak, peranan orang tua sangat penting, selain didukung dengan lingkungan yang baik  dan sekolahnya.